LEADER VSI

LEADER VSI
Bersama ust. Yusuf Mansur menuju 10 juta komunitas Membeli kembali Indonesia, bersama kita bisa

Senin, 18 November 2013

PENYEBAB DOA TIDAK DIKABULKAN OLEH ALLAH.SWT

Beberapa penyebab mengapa doa kita tidak dikabulkan oleh Allah. SWT diantaranya:(1). Makanan, minuman dan pakaiannya berasal dari harta haram, 
(2). Isi doanya berupa dosa dan pemutusan hubungan silaturahim, 
(3). Tergesa-gesa meminta pengabulan, 
(4). Tidak yakin dikabulkan, 
(5). Hati kosong/lengah, 
(6).Tidak sungguh-sungguh/serius, dan

(7). Meninggalkan amar ma'ruf nahi munkar.

 sebagaimana Hadist Nabi SAW, Belaiu bersabda:

Dari Abu Hurairah ia berkata; Rasulullah Saw bersabda: "Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah itu baik. Dia tidak akan menerima sesuatu melainkan yang baik pula. Dan sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang mukmin seperti yang diperintahkan-Nya kepada para Rasul. Firman-Nya: 'Wahai para Rasul! Makanlah makanan yang baik-baik (halal) dan kerjakanlah amal shalih. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.' Dan Allah juga berfirman: 'Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah rezeki yang baik-baik yang Telah menceritakan kepada kami telah kami rezekikan kepadamu.'" Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menceritakan tentang seroang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya jarak yang ditempuhnya. Sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo'a: "Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku." Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah Allah akan mengabulkan  do'anya?." (H.R. Muslim)


Sumber http://www.suara-islam.com
KH A Cholil Ridwan, Lc
Ketua MUI Pusat, Pengasuh PP Husnayain-Jakarta Timur



Menurut Ibrahim bin Adham ada 10 SEBAB DOA TIDAK DIKABULKAN

Dari Syaqiq Al Balkhi berkata :
"Suatu hari Ibrahim Bin Adham (Abu Ishaq) berjalan di pasar basrah lalu ia dikelilingi oleh orang ramai dan mereka bertanya kepadanya :
"Ya Abu Ishaq,Allah berfirman;bermaksud "Mintalah olehmu sekelian kepada Ku nescaya Aku kabulkan.Dan kami telah satu tahun berdoa dan doa kami belum dikabulkan !".
Ibrahim bin Adham menjawab : "Bagaimana Allah hendak mengkabulkan doa kamu sedangkan hati kamu tertutup oleh 10 perkara".

1.Kamu telah mengetahui Allah tetapi belum tunaikan haq-haqNya.

2.Kamu telah membaca Al-Quran tetapi tidak melaksanakan tuntutannya.

3.Kamu telah mengetahui syaitan sebagai musuh tetapi masih mentaatinya dan menyetujui seruannya.

4.Kamu menyatakan kamu umat Muhammad s.a.w tetapi tidak mengerjakan sunahnya.

5.Kamu mengatakan dirimu akan masuk syurga tetapi tidak mengerjakan apa-apa amalan yang akan membawamu ke Syurga.

6.Kamu mengatakan dirimu selamat dari neraka tetapi ternyata kamu memasukkan dirimu kepadanya.

7.Kamu mengatakan mati adalah benar tetapi tidak bersiap-siap menghadapi mati.

8.Kamu sibuk meneliti aib atau cacat teman-temanmu tetapi tidak pernah melihat aibmu sendiri.

9.Kamu telah makan dan merasakan nikmat Tuhanmu tetapi tidak mau bersyukur kepadaNya.

10.Kamu telah menguburkan mayat-mayat rekanmu tetapi tidak mengambil pengajaran dari mereka
 Agar doa terkabul 
Berikut beberapa kiat agar do’a kita terkabul.
1. Ikhlas

2. Tidak berdoa untuk sesuatu yang dosa dan memutus silaturahim
3. Hendaknya makanan dan pakaian dari yang halal dan bagus
4. Tidak tergesa-gesa dalam menunggu terkabulnya doa

5. Hendaknya berdoa dengan hati yang khusyu’ dan yakin doanya pasti akan dikabulkan
6. Memanfaatkan waktu yang utama untuk berdoa

Adapun waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa di antaranya :
a. Sepertiga malam terakhir
b. Tatkala berbuka puasa bagi orang yang berpuasa
c. Setiap selesai shalat fardhu
d. Pada saat perang berkecamuk
e. Sesaat pada hari jumat
f. Pada waktu bangun tidur pada malam hari bagi orang yang sebelum tidur dalam keadaan suci dan berdzikir pada Allah
g.Di antara adzan dan iqomah
h.Pada waktu sujud dalam shalat
i. Saat sedang turun hujan
j. Saat ajal tiba
k.Malam lailatul qadr
l. Pada hari arafah
 


http://leadervsi.com/yusufmansur

 


 

Tidak ada komentar :

Posting Komentar